Berita

BerkahBarang.Id : Bangun Crowdfunding, Berdayakan Pendidikan di Daerah Perbatasan, Pedalaman dan 3T

5 Agustus 2018



Setiap orang tentu ingin bermanfaat untuk lingkungan disekitarnya. Segala kelebihan hingga keterbatasan pun mampu menghasilkan ide-ide cemerlang yang sangat memberi pengaruh untuk merubah dunia sedikit demi sedikit. Dan, peran anak muda-lah yang menjadi sosok paling berpengaruh untuk lingkungan sekitar.

Sama halnya dengan anak muda asal Pontianak ini. Berbekal semangat dan antusiasme kepeduliannya terhadap anak-anak yang berada di daerah perbatasan, pedalaman dan daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) dan juga berpengalaman terhadap keresahan akan maraknya siswa-siswi yang melakukan budaya coret mencoret seragam sekolah saat perayaan kelulusan, Ryan Oktafiandi mengubah rasa resah nya menjadi sebuah inovasi atas cara memberikan dan mengajak masyarakat untuk peduli dengan sekitarnya. Terutama anak-anak yang butuh akan pendidikan.

Sifat konsumtif yang mendominasi kaum millenials juga menjadi alasan Ryan untuk mengajak semua orang berbagi dan memudahkan anak-anak yang berjuang di pelosok sana, melalui BerkahBarang.id. "Dari situlah ide berkahbarang.id muncul. Kita pengen agar adek-adek di perbatasan, pedalaman dan daerah 3T juga punya kesempatan yang sama dengan pelajar di perkotaan, kayak ngerasain seragam layak, buk, alat tulis lengkap, tas dan sepatu yang bagus." ungkap Ryan yang juga menjadi guru bahasa Inggris di sebuah bimbingan belajar.
Bekerja dalam ranah crowdfunding, berkahbarang.id menjadi tempat pengumpulan barang-barang hasil donasi dari masyarakat. Barang yang terkumpul nantinya langsung akan diserahkan kepada penyalur donasi yang merupakan mitra kerja mereka. Pada #ProjekBerkah1 dan #ProjekBerkah2 mereka bekerja sama dengan Annisa Yudhoyono sebagai pemilik Yayasan Tunggadewi yang ikut serta dalam memberikan bantuan kepada adik-adik di daerah Melawi dan Pulau Kabung, Bengkayang.

Selanjutnya, di #ProjectBerkah3 berkahbarang.id sebagai startup yang telah berumur 1 tahun ini, mampu mengembangkan potensi startup mereka dengan membantu sekolah-sekolah yang ada di luar Kalimantan, yaitu sekolah di Desa Lembu, Kab. Semarang dan sekolah di Desa Buah Raya, Kab. Karo, Sumatera Utara.
Selain menunggu laporan dari putra/i daerah dan komunitas/organisasi yang sudah mengisi laporan mengenai target melalui website, mereka juga akan melakukan pengembangan bisnis ini dengan melakukan lelang barang yang hasilnya akan menjadi keluar masuknya dana bantuan tetap untuk #ProjectBerkah agar bisa terus meluas membantu sekolah-sekolah pedalaman, perbatasan, dan daerah 3T diseluruh Indonesia.
Dengan tagline "Barang Anda Berkah Mereka", barang-barang yang terkumpul melalui berkahbarang.id pun diharapkan bisa menjadi berkah untuk para donatur, penerima bantuan, juga untuk semua yang terlibat dalam project yang dijalani.

Ryan Oktafiandi dan teman-temannya yang ikut serta membangun startup ini, juga semakin semangat dalam mengembangkan penyaluran donasi secara digital ini dengan harapan agar usaha yang mereka rintis, bisa benar-benar menjadi jembatan untuk pelajar-pelajar di perbatasan, pedalaman dan daerah 3T agar mendapatkan hak yang sama dalam merasakan pendidikan yang berkualitas, ekosistem yang mendukung, lingkungan belajar yang layak, seperti pelajar di perkotaan. BerkahBarang.Id : Barang Anda Berkah Mereka (https://berkahbarang.id)

Yok, dukung terus startup lokal Pontianak untuk terus Berkarya Bangun Bangsa!

Jika kamu seorang founder/co-founder startup, Pontinesia membuka peluang kolaborasi melalui Startup Review (http://bit.ly/pontinesia_startupreview). Yok!




Top
Top