Berita

Pawai Obor & Takruf 2017, Sebuah Tradisi Sambut Ramadan di Kota Pontianak

27 Mei 2017


Foto: @sarticadjohan

Ribuan umat muslim tumpah ruah di Jalan Rahadi Usman depan Kantor Wali Kota Pontianak. Mereka adalah peserta Pawai Takruf dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan 1438 Hijriyah. Pawai Takruf ini terbagi dalam dua kelompok, yakni pawai kendaraan hias dan pejalan kaki. Peserta terdiri dari beberapa kelompok yang berasal dari instansi pemerintah, BUMD, majelis taklim, remaja masjid, pondok pesantren, pelajar, mahasiswa dan lainnya.

Berbagai ornamen Islami dan hiasan berwarna warni pada kendaraan hias peserta menambah semarak pawai takruf. Tak kalah dengan kendaraan hias, para peserta pawai jalan kaki pun tampil dengan kreasinya masing-masing sesuai dengan tema menyambut bulan suci Ramadan beserta pesan-pesan religi dalam menjalankan ibadah puasa.

Wali Kota Pontianak, Sutarmidji mengapresiasi antusias masyarakat dalam mengikuti pawai takruf menyambut bulan Ramadan. "Alhamdulillah, pawai takruf tahun ini tampil lebih baik dan jumlah peserta pawai jalan kaki membludak. Kendaraan hias memang kita batasi tetapi masing-masing kendaraan harus tampil bagus dan semenarik mungkin, tidak asal-asalan," ujarnya usai melepas peserta Pawai Takruf, Kamis (25/5/2017 ).
Diakuinya, berbeda dengan tahun lalu, ada perubahan rute yang dilalui para peserta pawai takruf tahun ini. Hal itu dilakukan supaya pawai takruf ini bisa dinikmati oleh masyarakat. Karenanya, pihak panitia menentukan lebih banyak rute-rute lurus. "Rute ini jangan dijadikan permasalahan sebab kita melihat dari sisi estetika. Kalau pawai takruf lebih banyak rute lurus, terlihat lebih menarik dan bisa disaksikan oleh masyarakat," tuturnya.

Wali Kota dua periode ini menyambut baik dan bersyukur masyarakat Islam di Pontianak ini sangat antusias dalam menyambut bulan suci Ramadan. Sutarmidji berharap, antusias itu tetap berlanjut dalam menjalankan ibadah puasa serta memakmurkan masjid. "Saya mengajak pada kita semua biasakan bawa anak-anak beribadah ke masjid sejak dini," ajaknya.

Orang nomor satu di Kota Pontianak ini juga berpesan kepada seluruh masyarakat untuk senantiasa menjaga tatanan kehidupan yang beragam ini dengan saling menghormati dan bijak menyikapi keberagaman. "Kuncinya saling menghormati, itu yang paling penting," pungkasnya.

Tulisan: pontianakkota.go.id




Top
Top