Featured

Curung Cikaso Sukabumi, Berhati-hati Foto di Sini Karena Penampakan Bisa Keliatan

15 Agustus 2016



Beberapa spot wisata di Indonesia terkenal karena cerita mistis. Salah satu yang tempat wisata cantik yang juga memiliki cerita mistis adalah Air Terjun Curung Cikaso Sukabumi. Tempat ini dikaitkan dengan cerita Nyai Blorong. Kalau kamu pernah ke curug ini pasti sudah tahu ada tiga aliran air di curug Cikaso ini. Menurut warga setempat setiap aliran air terjun itu punya penunggu lho. Jangan fikir penunggunya itu manusia biasa ya. Yang menunggu adalah sesuatu yang mistis.

Curug Asepan misalnya, di sini ada Nyai Blorong. Kalau curug Aki penunggunya adalah Prabu Siliwangi dan curug Meong ditunggu oleh Eyang Santang. Kamu pasti nggak asing dong sama ketiga penunggu itu. Warga setempat juga bercerita mereka sering melihat penampakan saat jam 5 sore atau menjelang magrib. Beberapa pengunjung Curuk Cikaso juga pernah dikejutkan dengan penampakan makhuk halus di foto mereka. Saat foto diambil tidak ada siapa-siapa tapi waktu dilhat hasil jepretannya ternyata ada sesuatu yang ikut berpose di foto.

Curug Cikaso terbentuk dari tiga titik air terjun yang berdampingan dalam satu lokasi dengan di bagian bawahnya terdapat kolam dengan warna airnya hijau kebiru-biruan. Kedua titik air terjun dapat terlihat dengan jelas sedangkan yang satu agak tersembunyi dengan tebing yang menghadap ke timur. Masing-masing air terjun mempunyai nama masing. Yang kiri bernama Curug Asepan, tengah bernama Curug Meong dan kanan bernama Curug Aki. Ketiga curug ini memiliki ketinggian sekitar 80 meter dengan lebar tebingnya sekitar 100 m.

Berkunjung ke Curug Cikaso sebaiknya dilakukan pada pagi hari karena bias sinar matahari yang baru terbit akan tercipta dengan jelas dari butir-butir halus cipratan air terjun. Sebaiknya menggunakan jasa pemandu yang tersedia agar tidak tersesat karena untuk menuju lokasi curug ini tidak ada petunjuk jalan. Biaya jasa pemandu berkisar Rp 50.000-70.000.

Di kawasan ini juga terdapat curug yang lain yaitu Curug Calem, Curug Cikatomas dan Curug Cigangsa yang berjarak tempuh kurang lebih 30 menit atau sekitar 10 km. Curug ini memang terlihat lebih indah untuk dinikmati saat debit air sedang besar karena air yang tercurah lebih deras dan gemuruhnya lebih dahsyat.

Namun, pengunjung yang tergoda untuk berenang harus hati-hati karena kolamnya cukup dalam, sekitar 15 meter, dan ada pusaran di bawah air yang cukup kuat. Mintalah pendapat penjaga curug ini bagian mana saja yang cukup aman untuk berenang.

Tulisan: travel.tribunnews.com
Gambar: Google




Top
Top