Cerita Kota

Lontong Sukadana dan Cerita dari Dapur Kalbar Food Festival 2026

3 Mei 2026

85 views

Kontributor :
Katekuchan
@arasyahh.a
Kontributor :
Katekuchan
@arasyahh.a

CERITA KOTA | Kalbar Food Festival 2026 kembali hadir di Pontianak, membawa suasana yang akrab bagi masyarakat, meski kali ini digelar pada bulan Mei, tidak bertepatan dengan Cap Go Meh seperti tahun-tahun sebelumnya. Perubahan waktu tidak mengurangi semangat penyelenggaraan. Kawasan Ayani Megamall tetap dipenuhi aktivitas sejak pagi, menandai dimulainya rangkaian festival yang telah memasuki tahun ketujuh.

Di antara kesibukan itu, Ketua Panitia Edy Hartono menyampaikan arah yang ingin dicapai. Festival ini menjadi ruang untuk mengangkat kembali kuliner daerah, sekaligus mencatatnya sebagai bagian dari kekayaan budaya Kalimantan Barat. Tahun ini, perhatian tertuju pada Lontong Sukadana—hidangan yang sederhana, namun lekat dengan identitas daerah.

Menjelang puncak acara, deretan kuali besar mulai dipanaskan. Target penyajian mencapai 12 ribu porsi membuat proses memasak berlangsung dalam skala yang tidak biasa. Di sekitar area itu, banyak tangan terlibat, bekerja dalam ritme yang sama, termasuk para pelajar.

Naisya Fia Faiza, siswi SMK Negeri 5 Pontianak jurusan Tata Boga, menjadi salah satu di antaranya. Sejak pukul lima pagi, ia sudah berada di lokasi bersama puluhan teman seangkatannya. Tidak banyak yang mereka siapkan sebelumnya. Mereka datang, menunggu arahan, lalu mulai membantu sesuai kebutuhan.

“Dari sekolah ditawari untuk ikut membantu,” katanya singkat.

Sekitar 40 hingga 50 siswa ikut terlibat dalam kegiatan ini. Bagi mereka, pengalaman ini terasa berbeda, bisa belajar langsung di tengah proses yang besar, dengan suasana yang terus bergerak.

Sementara itu, dalam sambutannya, Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan menyampaikan harapan yang sederhana. Ia ingin kegiatan ini memberi ruang bagi UMKM untuk berkembang dan mendorong perputaran ekonomi selama sembilan hari pelaksanaan. Keramaian yang hadir diharapkan membawa dampak yang terasa bagi banyak pihak.

Selama 2 hingga 10 Mei 2026, festival ini tidak hanya menghadirkan penyajian lontong Sukadana dalam jumlah besar, tetapi juga berbagai kegiatan lain seperti demo memasak dan promosi kuliner dari berbagai daerah di Kalimantan Barat.

Di tengah keramaian itu, ada banyak cerita kecil yang berjalan bersamaan, tentang kerja sama, tentang tradisi yang terus dijaga, dan tentang langkah-langkah yang dilakukan agar kuliner daerah tetap dikenal dari waktu ke waktu. (*)

Ikuti terus cerita Pontinesia dari Pontianak makin tahu Indonesia!




Top