Cerita Kota

Senyap di Tepian Kapuas, Silent Reading Party Pertama di Pontianak

12 Januari 2026

214 views

Kontributor :
Mia Islamidewi
@miaislmdw
Kontributor :
Mia Islamidewi
@miaislmdw

CERITA KOTA | Minggu (11/1) sore di Taman Puzzle Waterfront Pontianak lebih padat dari biasanya. Beririsan dengan lalu lalang pengunjung, lebih dari 100 peserta duduk manis asyik dengan bacaannya masing-masing.

Genap 1 jam mereka diam dan tenggelam dalam bukunya, ada yang membawa sendiri baik dengan media cetak atau digital, juga ada yang meminjam buku yang tersedia di lapak PontiBaca.

Adalah kegiatan Silent Reading Party, aktivitas membaca serentak yang diinisiasi dari ClubPon, berkolaborasi dengan PontiBaca juga Pablos (Pontianak Bibliophile Society).

Di Pontianak, kegiatan membaca di ruang terbuka dengan kapasitas puluhan peserta baru pertama kali ini digelar. Serempak, lebih dari seratus buku terbuka, lembarnya beradu dengan angin sepoi-sepoi hangat khas Kapuas.

Muaranya adalah sebuah konten yang merekam geliat literasi di luar negeri. Jakarta juga pernah gelar giat serupa. Maka di Pontianak, semangat yang sama ditularkan.

Berhadapan dengan kendala lokasi, gelaran Silent Reading Party tak cukup goyah untuk berhenti. Akhirnya memilih Taman Puzzle dan kabar baiknya kapasitas peserta bisa ditambah.

“Kita pikir dengan kepindahan lokasi, peserta jadi sepi. Ternyata malah sebaliknya, pendaftar sampai 150 orang tapi kami hanya menerima 130 peserta. Sampai kuota ditutup pun masih ada puluhan DM (direct message) yang masuk.” Pungkas Dede, salah satu inisiator dari ClubPon.

Tak hanya antusias  calon peserta yang membludak, dukungan lain pun masuk. Mulai dari kopi gratis dari Silang Kopi, voucher diskon belanja di toko buku Gramedia, WinArt Textile, kreator lokal, juga warga yang dengan cuma-cuma menitipkan hadiah untuk peserta Silent Reading Party Pontianak yang beruntung.

Peserta dipesankan membawa alas duduk sendiri, tapi penyelenggara juga menyediakan karpet piknik warna-warni. Di sebarkan di beberapa titik teduh, yang bisa dipilih peserta untuk menikmati bacaannya.

Tampak pula ada yang saling berbagi kudapan, bertukar informasi buku sebelum sesi dimulai, dan menjalin simpul pertemanan baru saat sesi membaca berakhir.  Tak kalah seru, peserta Silent Reading Party dapat juga memilih duduk di kawasan Waterfront Pontianak. Reading with the view, ceritanya.

Aktivasi literasi serupa acap digelar banyak komunitas baca di Pontianak, seperti yang rutin digelar Pablos dan PontiBaca. Bedanya, biasa dalam skala lebih kecil dan di dalam ruangan seperti coffee shop atau saat PontiBaca membuka lapak baca gratis dalam sesi Car Free Day.

Silent Reading Party menyeruak bak udara segar. Jadi wujud nyata antusias masyarakat Pontianak dengan aktivitas literasi masih sangat besar. Melalui kolaborasi antar komunitas juga dukungan banyak jenama, literasi tak lagi jadi barang mahal atau kegiatan yang membosankan. Jeda yang tercipta di Taman Puzzle kemarin bak kabar baik untuk kota; semangat membaca akan terus ada. (*)

Ikuti terus cerita Pontinesia, dari Pontianak makin tahu Indonesia! 




Top