Oikosnomos Siap Hadirkan Festival Musik Kreatif di OMF 9
CERITA KOTA | Musik selalu punya cara ajaib untuk merayakan kreativitas dalam sebuah ruang temu yang hangat. Bergerak dari semangat itu, UKM Seni Oikosnomos Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Tanjungpura bersiap menggelar Oikosnomos Music Fest 9 (OMF 9) pada Sabtu, 18 Juli 2026 di Auditorium Untan, Pontianak. Menariknya, pada festival tahun ini, OMF 9 membawa narasi yang lebih mendalam dengan mengangkat filosofi Four Leaf Clover, sebuah simbol keberuntungan langka yang setiap helai daunnya membawa makna mendalam: harapan, kepercayaan, cinta, dan keberuntungan. 
Lewat tema luhur ini, OMF 9 ingin menghadirkan lebih dari sekadar selebrasi audio visual. Festival ini dirancang sebagai ruang pertemuan dan pemantik energi yang mampu menghidupkan kembali kreativitas anak muda. Sebagaimana layaknya daun semanggi langka tersebut, setiap elemen di dalam festival ini adalah alasan bagi kita untuk terus melangkah maju dan merayakan kembali berputarnya roda ekonomi kreatif di Kalimantan Barat. Manifestasi dari harapan dan energi kreatif tersebut akan diledakkan di atas panggung oleh deretan musisi yang masing-masing membawa semesta uniknya sendiri. Mulai dari labirin math-rock Murphy Radio yang emosional, bakaran distorsi penuh pesan dari LAS!, melodi atmosferik Vievv yang lekat di memori, nuansa segar nan dinamis dari Stromberry Blue, hingga ledakan energi murni milik Hyenas. Keberagaman karakter dan warna musik ini akan melebur dalam satu panggung, membuktikan bahwa perbedaan justru bisa melahirkan sebuah harmoni magis yang utuh. Bagi kamu yang hidupnya tidak bisa dipisahkan dari musik, OMF 9 adalah ritual perayaan eksistensi diri yang tidak boleh dilewatkan. 
Tiket kini sudah mulai diburu oleh para pencinta musik lokal, dan informasi selengkapnya bisa dipantau langsung melalui akun Instagram resmi @oikosnomosmusicfest. Sampai jumpa di Auditorium Untan pada 18 Juli nanti; mari bersiap menjadi bagian dari momen langka di mana musik, keberuntungan, dan kreativitas menyatu dalam satu malam yang abadi. (*)
|