Charity Day: Cara Unik NPO Aku Belajar Merayakan Proses Bertumbuh
CERITA KOTA | Mengakhiri perjalanan enam bulan masa belajar dan bertumbuh, Non-Profit Organization (NPO) Aku Belajar sukses menggelar Charity Day 2026 di Aula Pendopo Gubernur Kalimantan Barat pada Minggu (31/5/2026). Puncak acara ini dimeriahkan oleh pertunjukan drama musikal bertajuk "Detektif Cilik Dadakan" yang dibawakan dengan penuh semangat oleh Adik-adik Belajar Sungai Jawi Luar bersama relawan (volunteer) Batch 13. Drama musikal ini bukan sekadar pertunjukan seni, melainkan manifestasi dari proses panjang pengembangan karakter. Cerita yang diangkat menyentuh sisi kemanusiaan yang sederhana namun mendalam: tentang rasa takut, kekuatan persahabatan, dan bagaimana prasangka serta kesalahpahaman dapat mengubah cara pandang seseorang terhadap sesamanya. Ketua Panitia Charity Day 2026, Afifa Ardelia, menjelaskan bahwa lakon tahun ini menceritakan petualangan lima sekawan yang berusaha memecahkan misteri di sebuah hutan. "Awalnya ada lima sekawan yang menduga ada hantu yang menculik teman mereka. Namun, setelah ditelusuri, sosok yang mereka curigai ternyata bukan hantu, melainkan seorang nenek baik hati yang justru menolong mereka," ungkap Afifa.
Ia menambahkan bahwa panggung ini dirancang khusus sebagai ruang bagi anak-anak untuk mengasah kepercayaan diri, kerja sama tim, serta menjadi wadah ekspresi seni bagi mereka yang selama ini mendapatkan pendampingan dari Aku Belajar. 
Hadir mewakili Gubernur Kalimantan Barat, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalbar, Syarif Faisal, memberikan apresiasi tinggi terhadap konsistensi NPO Aku Belajar. Menurutnya, gerakan kerelawanan seperti ini sangat krusial dalam mendukung pendidikan formal. "Ini inisiasi yang sangat baik. Kami berharap semakin banyak pihak yang terlibat memberikan dukungan terhadap program pendidikan berbasis kerelawanan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh anak-anak di Kalimantan Barat," tutur Syarif Faisal.
Selain drama musikal dari Adik-adik Belajar, acara juga dimeriahkan oleh penampilan spesial dari Sanggar Wiyandriloka. Kemeriahan acara ini juga membawa misi sosial, di mana penonton yang hadir berpartisipasi melalui sistem tiket donasi. Seluruh dana yang terkumpul akan disalurkan sepenuhnya untuk mendukung keberlangsungan program pendidikan dan kegiatan sosial kepemudaan yang dikelola oleh NPO Aku Belajar di wilayah Kalimantan Barat. Gelaran ini menjadi pengingat bahwa perubahan besar bagi masa depan pendidikan di Kalbar selalu dimulai dari langkah-langkah kecil yang konsisten. (*) Ikuti terus cerita Pontinesia, dari Pontianak makin tahu Indonesia!
|