Cerita Kota

Sayorana dan Upaya Menjadikan Belanja Harian Lebih Lestari

9 Juli 2026

78 views

Kontributor :
Mia Islamidewi
@miaislmdw
Kontributor :
Mia Islamidewi
@miaislmdw

CERITA KOTA | “Sampaikan sayonara pada pasar yang berdebu, sambut Sayorana jadi teman andalan dapurmu.”

Begitu pesan yang digugah oleh Sayorana,  UMKM asal Pontianak yang menawarkan jasa titip belanja bahan baku segar. Pelanggan dapat memesan sayur, daging (ikan, ayam, sapi), tahu tempe, buah-buahan, hingga bumbu dapur di Sayorana. 

Menariknya, setiap belanjaan melalui proses seleksi sebelum sampai ke tangan pelanggan, memastikan hanya bahan terbaik yang diantarkan. Yang membuat Sayorana berbeda dari jasa titip belanja pada umumnya adalah pilihan kemasannya. 

Ikhsannu Hakim, pemilik Sayorana, memilih daun pisang sebagai pembungkus untuk sayuran. Tomat, jagung, pare, dan wortel menjadi beberapa contoh sayuran yang ditimbang ulang lalu dibungkus daun pisang sebelum diantar. Langkah yang memang belum bisa diterapkan pada semua produk, tetapi menurutnya, perubahan besar sering kali dimulai dari langkah kecil yang konsisten.

Ide ini berasal dari keresahannya, ketika belanja di pasar —walau sudah membawa tas belanja sendiri, pedagang masih terbiasa membungkus dagangannya dengan plastik. Jika mengingat kebiasaan orang tua dulu, Ikhsan melihat bagaimana tempe atau cabai dibungkus dengan daun pisang. Hal tersebut adalah contoh baik yang dapat ia terapkan pada Sayorana.

Tak berhenti di kemasan, Sayorana juga punya rencana mengolah sisa bahan yang tidak lolos seleksi menjadi kompos, alih-alih dibuang begitu saja. Dengan begitu, upaya mengurangi jejak sampah tidak hanya berhenti pada pengemasan, tetapi juga menyentuh sisi pengelolaan limbah dapur.

Resmi beroperasi sejak akhir Mei 2026, Sayorana dapat melayani pelanggan di wilayah Pontianak dan Kubu Raya, dengan ongkos kirim menyesuaikan jarak lokasi tujuan. Sayorana juga aktif membangun relasi dengan pedagang pasar hingga petani di Sungai Selamat, memastikan pasokan bahan segar tetap terjaga kualitasnya.

Terkait proses pemesanan, Sayorana menerapkan sistem yang cukup sederhana. Pelanggan cukup mengirim daftar belanja maksimal H-1 melalui WhatsApp. Admin kemudian akan mengonfirmasi dengan estimasi harga, dilanjutkan proses seleksi bahan. Setelah itu, pelanggan akan menerima rincian total belanja sebelum melanjutkan ke pembayaran dan pengantaran. Menariknya, pelanggan bebas membuat daftar belanja bahan apa pun, soal stok dan harga akan menyesuaikan kondisi pasar saat pembelian.

Di tengah menjamurnya layanan titip beli yang mengutamakan kepraktisan semata, Sayorana hadir bak udara segar. Menunjukkan bahwa kenyamanan berbelanja dan kepedulian pada lingkungan bisa berjalan beriringan.

Dari jasa titip untuk kebutuhan dapur, langkah kecil mengganti plastik dengan kemasan ramah lingkungan ini pelan-pelan mengantarkan pesan, tentang aksi lestari dapat kita mulai dari cara berbelanja dan memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. (*)

Ikuti terus cerita Pontinesia, dari Pontianak makin tahu Indonesia!




Top