Cerita Kota

Komunitas Berhenti Sejenak: Temani Kaum Muda Lebih Berdaya

24 Januari 2025

580 views

Kontributor :
Local Creators
@localcreators.id
Kontributor :
Local Creators
@localcreators.id

CERITA KOTA | Perkembangan zaman yang terus berubah kian cepat, membuat manusia dituntut untuk lebih adaptif menjalani hidup. Adaptif dalam arti dapat menyeimbangkan antara kehidupan yang dijalani serta tantangan hidup itu sendiri. Hal ini menjadi latar belakang seorang Rudini, S.Sos mendirikan Komunitas Berhenti Sejenak.

Visi besarnya, komunitas ini hadir untuk menjawab tantangan zaman yang dihadapi oleh banyak individu, membantu lebih banyak orang menemukan keseimbangan dalam hidup dan mengatasi setiap tantangan yang dihadapi. Dengan dukungan dari berbagai pihak, komunitas ini siap untuk terus menciptakan ruang berbagi sekaligus edukasi.

Inisiasi yang telah dilakukan adalah menghadirkan diskusi produktif bagi masyarakat yang bertujuan memberikan perspektif untuk mereka dalam mencapai tujuan hidup yang lebih baik. Diskusi tersebut dikemas dalam acara bertajuk Sejenak Bersama, memadukan diskusi produktif dan sharing motivasi hidup.

Sejenak Bersama seri ke-2 telah dilaksanakan pada Rabu malam (22/01) di sebuah coffee shop di sudut kota, kaminuansa coffee. “2025, lebih produktif, mandiri, dan bahagia!” menjadi tema dalam acara ini. Terbilang sangat relevan dengan kegelisahan sekaligus harapan anak muda di awal tahun.  

Acara ini menghadirkan dua narasumber istimewa, yaitu: Muda Mahendrawan, S.H., M.Kn., seorang tokoh publik sekaligus mantan Bupati Kabupaten Kubu Raya, serta Dr. Hj. Yusida Imran, S.Pd., M.Pd., CH., CHT., CPM., seorang dosen Universitas Muhammadiyah Pontianak dan konselor profesional.

Pak Muda Mahendrawan membagikan pengalamannya sebagai pemimpin yang berfokus pada pembangunan berkelanjutan, menginspirasi peserta dengan gagasan dan aksi nyata. Di sisi lain, Ibu Yusida memberikan sudut pandang dari sisi psikologi dan konseling, membahas isu-isu yang relevan seperti kesehatan mental, quarter-life crisis, dan pentingnya peran mentor dalam kehidupan generasi muda.

Dalam diskusi interaktif yang dipandu oleh moderator, kedua narasumber memberikan jawaban mendalam atas pertanyaan terkait perjalanan hidup, tantangan yang pernah dihadapi, hingga cara mereka bangkit dari titik terendah. Dengan gaya komunikatif yang khas, Pak Muda berbagi pengalamannya tentang strategi membangun daerah dan memberdayakan masyarakat.

Sementara itu, Ibu Yusida menyoroti pentingnya self-awareness dan membangun ketahanan mental di tengah derasnya arus distraksi digital. “Generasi kita memerlukan ruang refleksi untuk menguatkan mental dan merancang langkah ke depan dengan lebih matang. Kehadiran mentor yang memberikan bimbingan dan motivasi menjadi kunci untuk mencapai kesuksesan secara holistik,” tegas beliau.

Menutup sesi, Pak Muda menyampaikan apresiasi atas inisiatif Komunitas Berhenti Sejenak. “Kegiatan seperti ini luar biasa penting. Saya berharap ruang diskusi produktif ini terus dihidupkan, terutama untuk mendukung pengembangan anak muda kita agar lebih mandiri dan bijak dalam menjalani hidup,” ujarnya.

Sejenak Bersama seri ke-2 tidak hanya mendapat sambutan antusias dari peserta, tetapi juga dukungan aktif dari berbagai sponsor dan media partner terkemuka, antara lain: Mujahidin TV, Mujahidin Radio, Pontinesia, TBM Kampung Baca Tansal, Hi Pontianak, Pelajar Islam Indonesia Kalbar, Dialektis.Id, Youth Aktual, Remaja Mujahidin, Persona Consulting, BerkatNewsTv, Berita Borneo, Harian Berkat, dan Grugis FC.

Dukungan ini menjadi energi bagi Komunitas Berhenti Sejenak Bersama untuk terus konsisten dalam menciptakan ruang ruang diskusi, refleksi dan inspirasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini dengan program-program yang mendukung produktivitas, kemandirian dan kebahagiaan individu, khususnya kaum muda.

Ikuti terus cerita Pontinesia, dari Pontianak makin tahu Indonesia!




Top