Lintas Suasana Kawasan Pasar Lama
28 Februari 2024 |
884 views |
CERITA KOTA | Baju atau sepatu baru. Apalagi yang pernah kamu beli di pasar bersama Ibu? Tak lupa koleksi pernak-pernik dan kaset lagu idola, yang sama berharganya dengan tabungan kuota data. Riuh tawar menawar adalah suasana yang akrab ditemui saat berada di pasar. Walau kini tak sekencang dulu. Semenjak ada ada ‘pasar’ yang bisa dijangkau melalui gawai, klik-masuk keranjang-bayar-sampai. Pada momen tertentu; seperti jelang hari raya, masyarakat lebih gemar datang ke pasar. Mencari dan menyentuh langsung barang yang akan dibeli. Menariknya sekarang, suguhan jejak-jejak bangunan lama berpadu fasilitas barunya menjadi pengalaman visual dengan ‘nilai tukar lebih’. Ruang kota mengajarkan kita satu hal lagi; perjalanan dari sebuah konsistensi. Kota Pontianak punya kawasan pasar yang sudah aktif sejak abad 20, bahkan inisiasinya dimulai pada abad ke-19. Letaknya di pinggir sungai -semua pasar tradisional di Pontianak memang dekat dengan sungai-. Saat itu, sudah terjadi kegiatan ekspor-impor. Tepatnya di kawasan Fabriek Weg atau sekarang dikenal dengan Jalan Pak Kasih. 
Hingga saat ini, jika berkunjung ke sana, masyarakat masih bisa melakukan transaksi jual beli, sambil melihat hiruk-pikuk pasar dengan perpaduan pemandangan bangunan baru berupa ruko-ruko dan jejak-jejak bangunan lama. Beberapa bangunan ini sudah dipugar pastinya. Di kawasan ini banyak tersedia pakaian atau aksesoris. Masyarakat menyebutnya dengan Pasar Tengah. 
Bergeser sedikit ke depan, ada kawasan Pasar Sudirman. Sepertinya sebagian besar kita sama-sama pernah merasakan panas matahari bulan Ramadan di area ini. Sampai sekarang masih banyak yang bertahan. Sesekali sempatkanlah berkunjung untuk memanggil memori sekaligus membuat para pedagang senang hati dengan berbelanja dagangannya. Ada tren menarik beberapa bulan belakangan. Saat malam, ruko-ruko tutup dan menyisakan lampu depan. Di beberapa titik depan ruko memulai keramaian. Sebab, beberapa coffee shop juga kedai makanan buka di sana. Siang-malam kawasan ini masih hidup dan terang. 
Kembali ke dekat sungai, pemerintah memberi ruang selebar-lebarnya untuk dinikmati. Dari Waterfront Kapuas pengunjung dapat menikmati suasana tepian Kapuas berdampingan dengan kawasan pasar lama. Eksplorasi wisata yang beragam, banyak kawasan yang menarik untuk masuk daftar kunjungan. Ikuti terus cerita dari Pontinesia, dari Pontianak makin tahu Indonesia! Foto: @difotomia x @wdy.angg
|