Cerita Kota

Pameran Seni: Kabung dan Upaya Yang Melampaui Esok

23 Desember 2025

165 views

Kontributor :
Susur Galur
@susur.galur
Kontributor :
Susur Galur
@susur.galur

Warisan Budaya dan Ekologi Pulau Kabung Melalui Praktik Seni Kontemporer

CERITA KOTA | Sebuah proyek seni yang lahir dari kegelisahan akan pelestarian pengetahuan lokal, “Kabung & Upaya yang Melampaui Esok”, hadir di Port 99, Pontianak, Kalimantan Barat, pada 23 – 29 Desember 2025.

Pameran ini merupakan upaya transmediasi untuk membaca ulang, menginterpretasi, dan mentransformasikan nilai-nilai budaya serta ekologi Pulau Kabung ke dalam bahasa seni kontemporer.

Pulau Kabung, sebuah mikrokosmos di pesisir Kalbar yang dibentuk oleh percampuran etnis Tionghoa, Melayu, dan Bugis, menyimpan kekayaan budaya maritim yang kaya. Namun, seperti banyak pulau di Nusantara, ia menghadapi ancaman pelupaan, migrasi generasi, dan tekanan perubahan sosio-ekologis.

Proyek ini secara spekulatif menjadikan seni bukan sekadar medium dokumentasi, tetapi sebagai alat transformasi sosial dan alih wahana budaya.

Melalui pendekatan dekonstruksi dan transmediasi, pameran ini menampilkan karya-karya yang mematerialkan ulang elemen-elemen kunci kehidupan Pulau Kabung:

Instalasi Seni Media “Bagan Tancap”: Sebuah rekonstruksi rangka bagan tradisional yang dikombinasikan dengan elemen kinetik, video mapping pada jaring nelayan, dan soundscape immersive, menciptakan pengalaman sensorik tentang hubungan manusia dan laut diwilayah perairan Kalimantan Barat.

Batik Sotong: Sebuah eksplorasi tekstil menggunakan tinta sotong sebagai pewarna alami dan teknik cetak tinggi, menjembatani yang sakral-profan dan tradisional-kontemporer, sekaligus upaya mempertanyakan kembali budaya konsumerisme.

Cin(E)-Poetry: Sebuah refleksi naratif audiovisual yang mempertanyakan relasi antara manusia, laut, dan waktu di tengah disrupsi hari ini.

Proyek ini adalah upaya reclaiming space, merebut kembali ruang ingatan dan identitas. Dengan mempresentasikan karya di Pontianak—salah satu kota tujuan komoditas dan migrasi masyarakat Pulau Kabung—presentasi seni ini ingin menjadikan galeri sebagai tempat pertemuan antara urban dan tradisi, mempertanyakan apa yang hilang, dan apa yang bisa kita bawa ke masa depan.

Proses kreatifnya bersifat kolaboratif dan partisipatoris, melibatkan kolektif seni, seniman, praktisi batik, penulis, musisi, videografer, serta masyarakat Pulau Kabung, termasuk perempuan dan generasi muda. Pendekatan ini merupakan bentuk transfer agency, di mana masyarakat menjadi subjek aktif penciptaan. Lebih dari sekadar pameran, proyek ini juga membuka eksplorasi ekonomi alternatif berbasis budaya, seperti pengembangan Batik Sotong sebagai produk bernilai yang mendukung keberlanjutan ekonomi budaya masyarakat Pulau Kabung.

Jadwal Kegiatan:

Tempat: Port 99, Pontianak, Kalimantan Barat

Periode Pameran: 23 – 29 Desember 2025

Pembukaan Pameran: Selasa, 23 Desember 2025 | 19.30 WIB – Selesai

Wicara Seniman: Kalimantan Method “Sebuah Pembacaan Sosioekologis Melalui Praktik Seni"

Sabtu, 27 Desember 2025 | 16.00 WIB - Selesai

Workshop Batik Cap dengan Pewarna Alam

Minggu, 28 Desember 2025 | 15.30 - 17.30 WIB

Acara pembukaan diisi dengan sambutan, pengantar kuratorial, tur pameran, serta rangkaian seperti diskusi dan lokakarya. Kabung & Upaya yang Melampaui Esok adalah undangan untuk merenungkan, Apa yang kita pertahankan? Apa yang kita tinggalkan? Dan apa yang kita bawa ke masa depan? (*)

Foto oleh @arasyahh.a

Ikuti terus cerita Pontinesia, dari Pontianak makin tahu Indonesia!




Top