Rekomendasi Tiga Tempat Makan Rahasia di Mempawah
10 September 2025 |
553 views |
CERITA KOTA | Mempawah kerap jadi daerah persinggahan bagi mereka yang bepergian di jalur utara Kalbar. Perjalanan panjang bikin banyak pelancong singgah sebentar, sekadar meluruskan pinggang, atau memadamkan kelaparan. Yang memilih terakhir, tentu sudah punya langganan. Tapi siapa sangka, masih banyak tempat makan rahasia yang bisa Kawan Pontinesia ekspor jika bertandang. Mempawah memang pandai menyajikan rasa, ada yang terapung di atas riak sungai, ada yang berdiri kokoh di jembatan tua, dan ada pula yang tersembunyi di gang kecil. Di setiap sudutnya, ada cerita yang menunggu untuk dicicipi. Tiga tempat, tiga rasa, tiga alasan untuk kembali, karena kota ini selalu tahu cara bercerita lewat berbagai cara. Pondok Terapung Haji Boy Didirikan pada tahun 2020, Pondok Terapung Haji Boy berlokasi di Jalan Gusti M. Taufik. Seperti namanya, tempat makan ini dibangun di atas air sehingga pengunjung dapat menikmati sensasi bersantap sambil merasakan ombak kecil dari sungai yang mengalun di bawahnya. Suasana tenang, pemandangan sungai yang luas, serta hembusan angin membuat pengalaman makan menjadi berbeda. Menu yang disajikan pun beragam, mulai dari nasi goreng, mie tiaw, hingga berbagai olahan laut yang segar. 
Pondok ini buka sejak pukul 08.00 pagi sehingga cocok untuk sarapan, makan siang, ataupun bersantai di waktu senggang bersama keluarga maupun sahabat. Warung Kopi Jembatan Dolok Warung kopi ini terletak di Kuala Mempawah dan berdiri di atas jembatan Wilhelmina, peninggalan era kolonial Belanda. Jembatan tersebut sempat runtuh di bagian tengahnya pada hari robo’-robo’ tahun 1966. Pada 1995, bangunan didirikan di atasnya dengan nama Café Jembatan Putus, namun sempat vakum dari 2006 hingga 2019. 
Renovasi besar dilakukan pada tahun 2020, melahirkan Warung Kopi Jembatan Dolok yang resmi dibuka pada 4 Agustus 2020. Di tahun 2025, tempat ini hadir dengan format baru, yakni Pondok Asam Pedas Jembatan Dolok. Selain menikmati kopi dan cemilan seperti pisang goreng, pengunjung bisa merasakan suasana unik di atas jembatan tua sembari menyaksikan senja yang indah. Tempat ini menjadi pilihan favorit untuk bersantai sore. Pondok Ayah, Sungai Pinyuh Berada di Jl. Pendidikan Gg. Suka Ramai, Pondok Ayah menempati sebuah gang kecil yang sederhana namun ramai pengunjung. Menu andalan di sini adalah Mi Mamak, hidangan mi pasta yang digoreng namun tetap berpadu dengan kuah kental, hasil perpaduan saus cabai dan tomat. 
Topping-nya berupa hekeng dan irisan tahu yang membuat cita rasa semakin lengkap. Uniknya, pengunjung dapat memilih tingkat kepedasan dari level 1 hingga 50, cocok bagi pecinta kuliner pedas. Selain itu, tersedia juga Mi Ayah yang lebih berkuah dengan rasa gurih dan segar. Suasana hangat di gang kecil ini menjadikan Pondok Ayah destinasi kuliner yang tak boleh dilewatkan. (*) Ikuti terus cerita Pontinesia, dari Pontianak makin tahu Indonesia!
|