Cerita Kota

Dari Khatulistiwa, Veddriq Kembali Taklukkan Dunia

12 Juli 2026

80 views

Kontributor :
Local Creators
@localcreators.id
Kontributor :
Local Creators
@localcreators.id

CERITA KOTA | Kebanggaan luar biasa kembali ditiupkan oleh putra terbaik Kalimantan Barat di kancah internasional. Atlet panjat tebing andalan asal Pontianak, Veddriq Leonardo, sukses membuktikan kelasnya sebagai jawara dunia dengan menyabet medali emas dalam seri Kejuaraan Dunia Panjat Tebing (World Climbing Series) 2026 di Chamonix, Prancis, yang berlangsung pada Sabtu (11/7) waktu Prancis atau Minggu (12/7) WIB.

Keberhasilan Veddriq ini kian sempurna setelah ia dan atlet putri andalan Indonesia, Desak Made Rita, berhasil "mengawinkan" medali emas di nomor speed putra dan putri pada ajang bergengsi tersebut.

Dunia kembali menyaksikan dominasi mutlak Indonesia di nomor speed putra. Partai puncak mempertemukan duel sengit sesama atlet tanah air yang tampil konsisten sejak babak kualifikasi.

Veddriq Leonardo keluar sebagai juara setelah mengalahkan rekan senegaranya, Antasyafi Robby Al Hilmi. Mengandalkan kelincahan dan kecepatan khasnya, Veddriq memanjat dinding vertikal dengan catatan waktu fantastis 4,89 detik.

Sementara itu, Antasyafi harus puas membawa pulang medali perak dengan torehan waktu 5,11 detik. Hasil All-Indonesian Final ini memastikan bendera Merah Putih berkibar di dua posisi teratas podium tertinggi dunia.

"Saya merasa luar biasa. Saya sangat bersyukur. Ini adalah medali emas pertama saya setelah Olimpiade dan butuh waktu yang lama untuk meraihnya. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang, pencapaian ini sangat berarti bagi saya," ungkap Veddriq emosional usai pertandingan, seperti dikutip dari laman resmi World Climbing.

Bagi Veddriq yang juga merupakan peraih medali emas Olimpiade 2024, kemenangan ini menjadi pembuktian bahwa konsistensi dan mental juaranya sama sekali belum luntur.

Sesaat sebelum Veddriq naik ke podium tertinggi, lagu Indonesia Raya telah lebih dulu berkumandang berkat performa impresif Desak Made Rita di nomor speed putri. Desak sukses mengamankan medali emas setelah menumbangkan atlet tangguh asal Italia, Giulia Randi. Pada partai final yang menegangkan tersebut, Desak mencatatkan waktu 6,22 detik, unggul telak dari Randi yang terpaut hingga 29 detik.

Kemenangan di Prancis ini menjadi medali emas kedua bagi Desak dalam rangkaian seri Kejuaraan Dunia Panjat Tebing 2026. Sebelumnya, pada 5 Juli lalu di seri Krakow, Polandia, Desak juga sukses meraih podium tertinggi setelah mengungguli atlet tuan rumah, Natalia Kalucka, dengan catatan waktu 6,54 detik (hanya terpaut tipis 0,08 detik).

Pencapaian gemilang Veddriq Leonardo di Chamonix bukan sekadar menambah koleksi medali bagi Indonesia, melainkan menjadi suntikan motivasi dan kebanggaan besar bagi masyarakat Kalimantan Barat, khususnya Pontianak.

Veddriq kembali membuktikan bahwa anak muda dari Bumi Khatulistiwa mampu berdiri di puncak tertinggi dunia dan disegani oleh atlet-atlet global.

Selamat, Veddriq! Dari Bumi Khatulistiwa untuk puncak dunia! Mari rayakan dan ambil energi juara ini sebagai motivasi anak muda Kalbar terus berkarya! (*)

Ikuti terus cerita Pontinesia, dari Pontianak makin tahu Indonesia!




Top