Expo Internasional UNTAN Perluas Cakrawala Global Generasi Muda
CERITA KOTA | Universitas Tanjungpura (UNTAN) terus memperkuat komitmennya sebagai institusi yang Unggul, Berdampak, dan Berkelanjutan melalui penguatan kompetensi global yang inklusif. Memanfaatkan momentum perayaan Dies Natalis ke-67, UPA Bahasa UNTAN menggelar expo lintas budaya bertajuk “The Taste of Kawasan International” di Gedung Perpustakaan UNTAN pada 4–5 Mei 2026. Agenda strategis ini dirancang bukan sekadar sebagai selebrasi budaya, melainkan sebagai ruang inkubasi edukatif yang membuka akses ekosistem internasional secara luas, baik bagi sivitas akademika maupun masyarakat umum yang ingin mengeksplorasi peluang global. Sepanjang dua hari pelaksanaan, area expo bertransformasi menjadi pusat diplomasi budaya dan informasi akademik global. Ribuan mahasiswa memadati berbagai representasi kawasan internasional, mulai dari American Corner, BCLC, Kedai Prancis, Japan Corner, Mandarin Corner, hingga booth UPA Bahasa. Di ruang-ruang interaktif ini, pengunjung tidak hanya mendapatkan akses informasi beasiswa luar negeri dan pembelajaran bahasa asing, tetapi juga merasakan langsung pengalaman kultural dan mencicipi gastronomi khas dari berbagai belahan dunia. 
Kepala UPA Bahasa UNTAN, Stella Prancisca, menegaskan bahwa agenda ini merupakan manifestasi nyata dari komitmen kampus dalam melahirkan lulusan yang berdaya saing global namun tetap membumi pada nilai keberlanjutan. "Melalui The Taste of Kawasan International, kami menghadirkan miniatur dunia ke dalam kampus. Ini adalah platform strategis untuk membangun global mindset mahasiswa melalui perpaduan bahasa, budaya, dan interaksi langsung. Kami ingin memastikan UNTAN hadir sebagai Kampus Berdampak yang membuka cakrawala internasional seluas-luasnya," ujar Stella. Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam atas sinergi yang ditunjukkan oleh seluruh civitas akademika dalam menyukseskan acara ini. "Kolaborasi erat ini adalah energi utama kita untuk terus menghadirkan program-program berdampak dan berkelanjutan di masa depan," tambahnya. Apresiasi terhadap esensi edukasi santai (edutainment) juga datang dari mahasiswa. Rizky Maulana, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNTAN, mengungkapkan bahwa expo ini memberikan perspektif baru yang sangat aplikatif. "Kombinasi antara open house UPA Bahasa, informasi beasiswa, dan kuliner internasional membuat proses belajar budaya global menjadi sangat kasual namun tetap sarat isi. Ini memberikan motivasi besar bagi kami untuk berani melangkah ke kancah internasional," aku Rizky. 
Rangkaian expo yang diawali dengan peninjauan langsung oleh Rektor UNTAN beserta jajaran ini juga diperkaya dengan penampilan seni budaya, live music dari mahasiswa berprestasi, serta talkshow inspiratif. Melalui pendekatan yang inovatif dan inklusif ini, UNTAN membuktikan bahwa penguatan kompetensi global dapat diintegrasikan secara harmonis dengan atmosfer akademik yang dinamis, menciptakan dampak nyata yang akan terus berkelanjutan bagi masa depan generasi muda Kalimantan Barat. (*)
|