Cerita Kota

Sungai Bukan Cuma Air yang Mengalir ke Laut

13 Februari 2025

107 views

Kontributor :
Fadli Rizaldi
@fadlirizaldi
Kontributor :
Fadli Rizaldi
@fadlirizaldi

Pameran "Tiga Aliran Satu Muara", Sebuah ajakan untuk memandang ulang Sungai Kapuas dan yang hidup disekitarnya dari Hulu sampai Hilir.

CERITA KOTA | Sungai Kapuas bukan sekadar aliran air terpanjang di Indonesia. Ia adalah urat nadi yang menghubungkan manusia, budaya, dan alam Kalimantan Barat dari hulu hingga hilir. Di sepanjang alirannya, tersimpan pengetahuan lintas generasi tentang bagaimana hidup berdampingan dengan alam secara bermartabat dan berkelanjutan.

Selama ini, kita mungkin melihat Sungai Kapuas seperti pipa raksasa: air mengalir dari hulu ke hilir. Dari hulu, kita mengambil kayu, bauksit, emas, sawit, dsb. Sampai di hilir, Pontianak, lalu dikirim keluar. Selesai.

Tapi, apakah sungai hanya itu? Apakah nilai hanya lahir ketika sesuatu meninggalkan tanahnya?

12-15 Februari 2026, tepatnya di Rumah Budaya Kampung Caping Pontianak menjadi ruang artikulatif atas pengetahuan dan potensi tersebut melalui pameran "Tiga Aliran Satu Muara: Kisah-Kisah Dari Hulu sampai Hilir". Pameran ini mengajak publik menyelami kekayaan Kalimantan Barat dari perspektif yang mungkin belum pernah kita lihat sebelumnya.

Kita terbiasa membaca peta dari hulu ke hilir. Air mengalir ke muara, lalu ke laut. Tapi pameran ini mengajak kita membalik cara pandang: muara adalah titik pertemuan, bukan titik akhir. Bayangkan muara seperti ruang tamu/temu dalam kebudayaan Melayu dan Dayak, sebuah arena tata krama, zona yang diatur oleh prinsip penghormatan (silaturahmi), kesantunan, dan pertukaran yang setara. Ia bukan podium untuk monolog, melainkan lantai yang mendorong dialog dengan melibatkan seniman, kolektif dan kolaborator dalam sebuah proses intersubjektif. Di ruang inilah Pontianak sebagai muara data, cerita, dan pengetahuan dari tiga kabupaten hulu (Kapuas Hulu, Sintang, Sanggau) berkumpul untuk tidak hanya dirayakan, tetapi untuk membaca potensi, karena disanalah salah satu letak kekayaan yang ada di Kalimantan Barat.

Apa yang mengalir dari hulu ke hilir?

Bukan hanya komoditas. Lebih dari itu, dari Kapuas Hulu, Sintang, dan Sanggau mengalir pengetahuan, kekuatan kearifan lokal untuk menjaga keseimbangan hutan, ladang dan kebun yang telah dipraktikkan turun-temurun. Catatan tentang upaya-upaya baik yang selama ini mungkin luput dari perhatian kita.

Di pameran ini, data-data tersebut tidak disajikan sebagai angka di atas kertas, tetapi dihidupkan menjadi pengalaman indrawi melalui karya seni. Melibatkan para seniman dan kolektif; Ayu Murniati, Bani Hidayat, Evinka Zahra, Sofia Rahayu, Sugih Wiramantri, Ketepian Project, Siberdaya, Susur Galur, Corak Insan, dan kolaborator dari komunitas lainnya serta aktivitas program publik yang diinisiasi oleh imagirupa, dept. daur naik, dan saka sinema.

Seniman yang terlibat bukan menggambar pemandangan indah atau membuat patung hiasan. Mereka adalah penerjemah. Menerjemahkan bahasa pengetahuan lokal ke pengalaman indrawi. Hasilnya bukan "pameran tentang Kalimantan Barat", melainkan pameran bersama Kalimantan Barat di mana masyarakat hulu dan hilir berkesempatan untuk belajar dan memaknai ulang tentang apa yang harus kita rawat.

Apa yang Bisa Kita Pelajari?

Pameran "Tiga Aliran Satu Muara" ingin menjadi refleksi; Apa yang bisa Pontianak sebagai muara, sebagai kota pelajari dari hulu sampai hilir?

Bukan dalam rangka mengambil, melainkan dalam rangka terhubung kembali. Karena selama ini, kita mungkin terlalu sibuk mengirim komoditas keluar Kalimantan Barat, hingga lupa bahwa di dalam wilayah kita sendiri tersimpan pengetahuan dan potensi yang luar biasa. Pengetahuan tentang ketahanan. Pengetahuan tentang hidup tidak berlebihan. Pengetahuan tentang keragaman sebagai kekuatan, bukan kelemahan.

Dari Muara, Benih Disemai

Empat hari mungkin singkat untuk sebuah pameran. Tapi ini adalah awal bahwa dari pertemuan-pertemuan kecil inilah benih-benih pemahaman baru tumbuh. Pameran ini gratis dan terbuka untuk umum. Mari hadir, pulang dengan cerita baru tentang Kalimantan Barat yang mungkin selama ini tak kita dengar. Karena di muara, bukan hanya air yang bertemu. Tapi juga hati, pengetahuan, dan harapan.

Informasi Pameran:

Pameran "Tiga Aliran Satu Muara: Kisah-Kisah dari Hulu sampai Hilir"
12–15 Februari 2026 | 15.00 – 21.00 WIB
Rumah Budaya Kampung Caping, Pontianak

Ikuti terus cerita Pontinesia, dari Pontianak makin tahu Indonesia! 




Top