Berita

Tour Bersepeda Menyusuri Pinggiran Sungai Kapuas

10 September 2015




Menggali potensi wisata dari suatu kota dapat dilakukan dengan berbagai hal salah satunya adalah bersepeda. Ide tur bersepeda menyusuri Sungai Kapuas ini tercetus oleh Herfin Yulianto yang melirik potensi yang dimiliki Kota Pontianak dengan Sungai Kapuasnya. Hal ini dimanfaatkannya dengan membuka paket tur bersepeda menyusuri pinggiran Sungai Kapuas (Cycling Tour Kapuas Riverside) bagi wisatawan yang ingin menyusuri keindahan Sungai Kapuas lebih dekat.


Beberapa turis dari mancanegara seperti Malayasia, Belanda, serta wisatawan lokal telah banyak yang tertarik dan mengikuti paket tur tersebut. Dalam paket tur bersepeda ini, ada dua alternatif pilihan waktu yakni pukul 08.00 atau 15.00 WIB. Untuk paket ini, cukup membayar Rp 350 ribu per orang, para peserta akan mendapat fasilitas tour guide, peminjaman sepeda gunung, helm dan kamera, serta boat fee (naik sampan) termasuk makan dan minum.

Adapun rute yang ditempuh dalam Cycling Tour ini, start dari Jalan Gajah Mada 9 menuju Gereja Katedral Yosef. Dari Gereja Katedral dilanjutkan ke Lapangan Keboen Sajoek untuk melihat relief perjuangan 10 kerajaan di Kalbar. Kemudian, perjalanan bersepeda menyusuri Jalan Pattimura menuju Jalan Tamar untuk mengunjungi SDN Negeri 14. Dahulu bangunan sekolah ini adalah bangunan HIS (sekolah jaman penjajahan Belanda) yang masih berdiri kokoh hingga kini dan masih asli.


Perjalanan dilanjutkan dengan mengunjungi Taman Alun Kapuas menikmati suasana pinggiran Sungai Kapuas. Puas menikmati keindahan Sungai Kapuas, destinasi berikutnya adalah Vihara Bodhisatva Karaniya Metta di dekat Pasar Kapuas Indah. Setelah itu, kembali mengayuh sepeda menyusuri Pasar Tengah dan Jalan Barito. Di pelabuhan Senghie, para turis akan berhenti sejenak melihat aktivitas bongkar muat kapal-kapal kayu. Tepat di depan Pelabuhan Senghie, terdapat sebuah yayasan bernama Yayasan Kuning Agung. Para peserta akan diajak mengunjungi yayasan tersebut sebagai heritage bangunan tempo dulu.


Rombongan kembali diajak mengayuh sepeda menyusuri pinggiran Sungai Kapuas menuju Kampung Kamboja. Setelah itu, menaiki Jembatan Kapuas menuju Jalan Tanjung Raya I ke Pasar Tradisional di tepi sungai, tepatnya depan Istana Keraton Kadriah. Selanjutnya, mengunjungi Istana Kadriah dan Masjid Jami' sebagai cikal-bakal sejarah awal berdirinya Kota Pontianak. Kemudian, Kampung Beting menjadi destinasi terakhir para turis yang mengikuti cycling tour ini.


Setelah itu, para turis akan kita ajak untuk naik sampan bersama sepeda-sepeda mereka, menyeberangi Sungai Kapuas dari Kampung Beting ke Pasar Tengah untuk makan siang di Rumah Makan Mak Etek, menikmati sajian kuliner melayu yakni ikan asam pedas.

Sebagai informasi, Cycling Tour Pontianak Kapuas Riverside Package ini telah diverifikasi dan direkomendasikan sebagai paket wisata yang unik oleh www.tripadvisor.com serta dimuat dalam situs rujukan wisata dunia tersebut. Paket tour yang dirancang oleh Tamasya Puri Wisata ini masuk rangking ketiga dari 29 destinasi untuk wilayah Kalbar di situs tripadvisor. Untuk informasi lebih lanjut dapat mengunjungi website www.tamasyapuriwisata.com.


Berita Lainnya
Karnaval Khatulistiwa Mendapatkan Penghargaan dari Museum Rekor Dunia
Suasana Kemeriahan Pesta Karnaval Khatulistiwa 2015 di Pontianak
Pontianak Kembali Raih Penghargaan Kota Bersih dan Teduh 2015



Top
Top