Berita

Taman Alun Kapuas, Dibuka Kembali dan Wajahmu Kini Jauh Lebih Cantik

16 April 2016


Semenjak dibuka kembali awal tahun 2016 ini, Taman Alun Kapuas Pontianak tetap menjadi favorit wisata kota bagi warga Pontianak. Pemkot Pontianak sebagai penanggungjawab pengelola tempat ini, melakukan beberapa penataan terkait infrastruktur dan penerapan kebijakan di tempat ini. Di tengah kawasan ini, tampak taman lebih tertata rapi dan lebih rindang. Semakin banyak pohon-pohon besar yang ditanam agar jika sudah tumbuh besar nanti dapat menutupi dari panasnya sinar matahari.


Selain itu, perubahan yang paling terlihat adalah tidak adanya lagi pedagang kaki lima yang berjualan di kawasan ini. Pemkot melarang keras segala bentuk aktivitas berjualan dan pedagangan di kawasan ini. Para pedagang tersebut juga mendukung kebijakan pemerintah. Dengan tidak adanya pedagang di dalam taman tersebut, menjadikannya tertata dan tidak terkesan kumuh. Sebagai solusinya, para pedagang berjulalan dengan perahu di pinggiran Taman Alun Kapuas tersebut. Namun, mereka mengeluhkan omset mereka yang turun drastis karena adanya pembatasan jam buka kawasan tersebut. Umumnya, para pengunjung hanya ramai di jam 3-5 sore saja.

Kapal galaherang atau biasa yang dikenal dengan kapal bandong juga masih beroperasi. Bagi pengunjung yang ingin menyusuri sungai kapuas dapat menikmati jasa kapal ini. Kapal ini biasanya mulai berangkat dari Taman Alun Kapuas hingga menyusuri Jembatan Kapuas 1 (Pulang-Pergi) dengan tarif berkisar 15 ribu per orang. Waktu tempuhnya sekitar 30 menit. Di atas kapal juga disediakan berbagai macam makanan dan minuman ringan.

Sejumlah warga mengaku senang dengan dibukanya kembali Taman Alun Kapuas ini. Namun, beberapa dari mereka kurang setuju dengan pembatasan jam berkunjung ke Taman Alun Kapuas yang diberlakukan oleh Pemkot Pontianak. Pasalnya ruang publik yang disediakan pemkot di tempat lain relatif minim. Kalau pemkot melarang PKL berjualan di sana umumnya mereka setuju, namun kalau membatasi kunjungan ke Taman Alun Kapuas terus terang sebagian masyarakat kecewa. Sebab ruang publik harusnya tidak dibatasi jam kunjungnya, sementara ruang publik di Pontianak ini masih sangat minim.

Pemkot Pontianak membatasi kunjungan warga ke Taman Alun Kapuas selama 12 jam, dibuka pada pukul 06.00 pagi dan ditutup pada 18.00 WIB.Beberapa waktu lalu Wali kota Pontianak, Bapak Sutarmidji mengakui memang taman alun kapuas masih dibatasi waktu operasionalnya. Beliau beralasan, hal ini dimaksudkan untuk menjaga keamanan serta ketertiban pada taman tersebut. "Sengaja saya buka Taman Alun Kapuas itu untuk umum 12 jam saja. Biarkan pohon ditaman itu rindang dahulu, nanti kalau sudah pohonnya rindang maka akan ditutup pada pukul 20.00 WIB," kata Sutarmidji.

Foto: Instagram




Top
Top